Cara Klaim Asuransi Agar Tidak Di Tolak Perusahaan Asuransi

Setidaknya ada beberapa cara klaim asuransi yang dapat nasabah asuransi lakukan agar pengajuan klaim asuransi yang di lakukan kepada pihak perusahaan asuransi tidak di tolak. Melalui artikel dengan judul cara klaim asuransi agar tidak di tolak perusahaan asuransi ini kami akan memberikan informasinya untuk Anda.

Untuk mengupayakan agar klaim asuransi Anda tidak di tolak oleh perusahaan asuransi pada prinsipnya yang harus Anda lakukan adalah mematuhi segala peraturan yang telah di sepakati oleh kedua belah pihak. Pihak pertama adalah Anda pribadi selaku pemegang polis asuransi dan pihak kedua adalah pihak asuransi itu sendiri.

Untuk dapat di ketahui bahwa klaim asuransi yang di lakukan oleh pemegang polis asuransi terkadang mengalami kendala bahkan dapat di tolak oleh pihak perusahaan asuransi. hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor.

Cara Klaim Asuransi Agar Tidak Di Tolak Perusahaan Asuransi

Baca juga

Cara Memilih Asuransi Terbaik Yang Tepat Untuk Anda

Cara Daftar Asuransi Pendidikan Allianz Mudah dan Cepat

Cara Daftar Asuransi Jiwa dan Kesehatan di Perusahaan Asuransi Allianz

Di antaranya adalah nasabah pemegang polis asurasi tidaqk melakukan kewajibannya selaku pemegang polis asuransi dengan baik dan benar. Ada saja nasabah asuransi selaku pemegang polis asuransi yang tidak melakukan kewajibannya seperti melakukan pembayaran premi asuransi secara tertib dan tepat waktu dalam setiap bulannya.

Keterlambatan pemegang polis asuransi dalam membayar premi asuransi dapat mengakibatkan perusahaan asuransi menolak pengajuan klaim asuransi dari pemegang polis asuransi ketika pengajuan klaim asuransi di ajukan kepada pihak perusahaan asuransi.

Oleh karenanya menunaikan kewajiban utama selaku nasabah pemegang polis asuransi untuk membayar premi asuransi dengan baik adalah salah satu cara penting yang harus di lakukan untuk menghindari pengajuan klaim asuransi di tolak oleh pihak perusahaan asuransi.

Selain itu pengajuan klaim asuransi yang di lakukan oleh nasabah pemegang polis asuransi dapat di tolak oleh pihak perusahaan asuransi di karenakan pengajuan berkas klaim asuransi dan dokumen asuransi yang tidak sesuai dengan polis asuransi yang telah di tetapkan kedua belah pihak.

Perlu di pahami bahwa segala kesepakatan dan ketentuan pada polis asuransi memiliki pedoman hukum yang harus di lengkapi oleh pemegang polis suransi sesuai dengan kesepakatan yang telah di buat oleh kedua belah pihak. Dalam hal ini Anda atau ahli waris Anda dengan pihak perusahaan asuransi.

Kegagalan dari pengajuan klaim asuransi biasanya di karenakan pihak nasabah pemegang polis asuransi tidak membaca dan meneliti terlebih dahulu segala peraturan yang ada dalam buku panduan polis asuransi dengan baik.

Cara Klaim Asuransi di Setujui Oleh Pihak Perusahaan Asuransi


Di bawah ini kami sampaikan 5 langkah yang harus Anda perhatikan agar klaim asuransi yang Anda selaku nasabah pemegang polis asuransi lakukan kepada pihak perusahaan asuransi dapat di setujui. Contoh cara pengajuan klaim asuransi yang kami informasikan kepada Anda adalah cara klaim asuransi bagi pemegang polis asuransi kesehatan.

Pada dasarnya langkah-langkah pengajuan klaim asuransi yang dapat di lakukan oleh nasabah pemegang polis asuransi dalam melakukan klaim asuransi kepada pihak perusahaan asuransi adalah sama.

1. Seluruh Jenis Asuransi Layak Mendapatkan Klaim Asuransi
Ya, seluruh jenis produk asuransi layak mendapatkan klaim asuransi jika memang persyaratan klaim asuransi telah di lakukan oleh pihak pemegang polis asuransi dengan baik dan benar. Asalkan klaim asuransi tersebut di lakukan tidak melewati waktu yang telah di tentukan atau klaim asuransi di lakukan setelah melewati masa tunggu.

Sebagai contoh jika Anda mengambil suatu produk asuransi kesehatan maka seluruh penyakit akan mendapatkan jaminan polis asuransi dengan catatan telah melewati masa tunggu. Alasannya adalah bahwa untuk jenis asuransi kesehatan ada dua jenis penyakit yang di kategorikan harus menunggu untuk dapat di ajukan klaim setelah polis asuransi di setujui oleh pihak perusahaan asuransi.

1.1. Penyakit yang mempunyai masa tunggu 30 hari dan 60 hari
Anda baru dapat melakukan pengajuan klaim asuransi setelah melewati 30 hari atau setelah 60 hari. Bila kurang dari 60 hari polis disetujui Anda telah melakukan klaim amak pengajuan klaim asuransi Anda akan di tolak.

2.1. Jenis Penyakit Tertentu
Jika Anda mengalami penyakit tertentu maka Anda harus menunggu waktu yang cukup lama untuk dapat mengajukan klaim asuransi. Di perusahaan asuransi Prudential setidaknya ada 19 jenis penyakit yang memilik masa tunggu cukup lama hingga 12 bulan.

Jadi untuk mengajukan klaim asuransi terhadap jenis penyakit ini maka Anda harus menunggu setidaknya selama 12 bulan setelah polis asuransi Anda di setujui untuk mampu mendapatkan klaim asuransi Anda di terima oleh pihak perusahaan asuransi.

2. Telah Melewati Masa Tunggu Klaim Asuransi
Anda dapat melakukan pengajuan klaim asuransi kesehatan kepada pihak perusahaan asuransi setelah melewati masa grace period atau masa tunggu. Pada masa tunggu Anda tidak dapat mengajukan mengajukan klaim asuransi.

Anda dapat mengajukan klaim asuransi setelah masa tunggu berakhir. Sebagai contoh jika masa tunggu yang Anda dapatkan sebanyak 60 hari maka selama 60 hari pertama setelah polis asuransi Anda di setujui Anda tidak dapat mengajukan klaim.

Jika masa tunggu selama 60 hari tersebut telah selesai maka di hari ke 61 atau 62 Anda baru dapat mengajukan klaim asuransi kepada pihak perusahaan asuransi. Insyaallah klaim asuransi kesehatan Anda kepada perusahaan asuransi akan di setujui.

3. Syarat Inap Telah Terpenuhi
Ketika Anda akan melakukan pengajuan klaim asuransi kesehatan maka Anda harus melengkapi seluruh data yang di butuhkan. 2 di antaranya seperti di bawah ini :

3.1. Apakah rumah sakit tempat Anda melakukan perawatan melakukan kerjasama dengan pihak perusahaan asuransi di mana Ada menjadi nasabahnya?

3. 2. Rumah sakit tempat Anda melakukan perawatan apakah memenuhi persyaratan untuk rawat inap juga perlu di perhatikan.

Jika kedua persyaratan tersebut tidak Anda penuhi maka karena tidak sesuai dengan peraturan yang telah di tetapkan oleh pihak perusahaan asuransi dan teah Anda setujui. Maka kalim asuransi kesehatan Anda dapat di tolak.

3.3. Ada perusahaan asuransi yang memberikan syarat peraturan lain ketika Anda melakukan perawatan inap di rumah sakit. Seperti bahwa Anda telah melakukan rawat inap selama 1 atau 2 hari baru Anda dapat mengajukan klaim asuransi. Jika Anda belum melakukan perawatn inap setidaknya 1 hari maka Anda tidak dapat mengajukan klaim asuransi kesehatan.

4). Bukan Penyakit Bawaan/Free-Existing Condition
Syarat keempat ini biasanya banyak di miliki oleh pihak perusahaan asuransi. Artinya jika Anda memiliki penyakit bawaan/Fre-existing condition maka pihak perusahaan asuransi tidak dapat menerima pengajuan klaim yang Anda lakukan.

5). Kejujuran Pengajuan Klaim Asuransi
Faktor kelima adalah tentang kejujuran klaim asuransi yang akan Anda lakukan. Kejujuran klaim asuransi menjadi salah satu acuan bagi piha perusahaan asuransi. Hal ini dapat di lihat oleh pihak perusahaan asuransi sebelum Anda menjadi nasabah asuransi dan juga ketika Anda mengajukan klaim asuransi,

Menunjukkan data Anda sebenarnya kepada pihak perusahaan asuransi baik sebelum Anda menjadi nasabah di perusahaan tersebut atau ketika Anda akan mengajukan klaim asuransi adalah langkah yang harus Anda perhatikan dengan seksama.

Inti dari cara klaim asuransi agar tidak di tolak pihak perusahaan asuransi ini adalah Anda harus mempelajari terlebih dahulu dengan teliti dan cermat akan segala peraturan yang telah di buat oleh pihak perusahaan asuransi sebelum Anda akan di anggap menyetujui seluruh persyaratan tersebut dengan cara Anda menjadi nasabah asuransi di perusahaan asuransi yang bersangkutan.

Demikian artikel tentang cara klaim asuransi agar tidak di tolak perusahaan asuransi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat 
Tag : Asuransi
Back To Top