6 Manfaat Puasa Untuk Tubuh Manusia

Manfaat puasa sangat besar sekali bagi tubuh manusia. Melalui artikel dengan judul 6 manfaat puasa untuk tubuh manusia ini kami akan memberikan informasi kepada Anda salah satu hal yang menjadi penyebab mengapa puasa dalam waktu-waktu tertentu di haruskan bagi manusia.

Sebelum bicara tentang manfaat puasa bagi tubuh sebelumnya kita ketahui terlebih dahulu tentang definisi puasa itu sendiri. Secara sederhana dapat kami gambarkan bahwa makna puasa dalam bahasa Arab adalah '' shaum '' dan'' '' Siyam . Kata " shaum " berarti " untuk menjauhkan diri dari sesuatu, menahan diri , untuk mencegah diri dalam bahasa Arab .

Dalam istilah fikih puasa mengandung itu arti "Menjauhkan diri dari makan , minum dan hubungan suami-istri ( jima ) antara suami dan istri dari fajar sampai matahari terbenam (maghrib) dengan sadar dan mencari ridho ALLAH SWT.

6 Manfaat Puasa Untuk Tubuh Manusia

Baca juga
Setelah mengetahui tentang definisi puasa saat nya kita bicara tentang manfaat puasa bagi tubuh manusia yang menjalankannya. Silahkan simak informasi tentang tahapan proses pembersihan tubuh dan manfaat puasa untuk tubuh manusia di bawah ini.

3 Tahapan Proses Pembersihan Tubuh di Masa Puasa


Pada tahap awal puasa, tubuh membuang ampas dan sisa-sisa pencernaan. Tiga atau empat hari pertama rasanya memang kurang nyaman karena ampas yang mau di buang masih banyak. Di tahap ini nyaman atau tidaknya tergantung banyak nya racun di badan. Semakin tubuh fit maka semakin mudah pula tubuh untuk menyesuaikan.

Orang jaman sekarang yang pola makannya sudah kurang alami dan cenderung buruk biasanya akan mengalami ketidaknyamanan dimasa ini. Pola makan yang katanya sehat juga belum tentu merasa nyaman 100% karena bisa saja dari makanan yang di konsumsi seperti sayur atau buah yang pada dasarnya sehat ternyata mengandung pestisida atau zat berbahaya lain.

Selama berpuasa, racun akan di tarik keluar melalui aliran darah menuju ke saluran-saluran pembuangan pada tubuh. Pada saat itulah tubuh akan memberi reaksi, hal ini terkadang akan membuat tubuh tidak nyaman pada awalnya. Terkadang orang merasa dia sedang sakit sehingga mereka pergi ke dokter. Padahal sebenarnya hal tersebut tidak masalah.

6 Manfaat Puasa Untuk Tubuh Manusia

Pada tahap kedua puasa, terjadi pembersihan kerak (mukus/lendir yang mengeras), lemak, sel-sel sakit dan aus, dan zat-zat racun lainnya. Kalau puasa terus di lakukan maka pembersihan akan semakin maksimal.

Mukus atau lendir ada sebagai bentuk pertahanan tubuh karena hampir semua yang masuk ke tubuh tidak 100% higienis tubuh perlu membentuk sistem pertahanannya. Namun jika mukus berada dalam jumlah berlebih maka dapat menyumbat saluran dan membran halus di tubuh kita, yang jika tersumbat akan mengganggu transportasi zat makanan dan akibatnya akan menimbulkan penumpukan ampas yang akan menjadi bibit penyakit.

Puasa dapat membantu melarutkan mukus itu sehingga transportasi ampas dapat di perlancar. Jadi wajar kalau banyak yang batuk pilek saat puasa jadi minum obat tidak berguna karena memang alaminya harus begitu.

Di masa ini napsu makan mulai berkurang atau mulai terbiasa mulai intesifnya pengeluaran ampas ditandai perubahan nafas menjadi tidak sedap. Di tahap ini detoksifikasi mulai menuju ke tahap terdalam bahkan ke tahap sel. Efektivitasnya dapat di tingkatkan dengan makan makanan sehat seperti sayuran dan buah buahan.

Puasa dapat memperbaiki dan menyembuhkan bagian terdalam tubuh yang telah kita gunakan selama 11 bulan. Tentunya pekerjaan besar ini memerlukan energi yang tidak sedikit sehingga kegiatan penecernaan harus dihentikan terlebih dahulu.

Ada ilustrasi lain misalnya ketika orang sakit cenderung untuk tidak nafsu makan. Hal ini merupakan bentuk sinyal tubuh untuk meminta waktu rehat sejenak dari kegiatan mencerna ke kegiatan bersih-bersih/penyembuhan.

Di samping itu setiap harinya berjuta sel mati beregenerasi atau di ganti dengan sel lain. Selain itu tubuh juga terus memproduksi sel-sel tubuh. Bayangkan jika tubuh terus memproduksi sel baru di tambah ampas sel lama, maka dapat di umpamakan tubuh akan menjadi overload.

Saat puasa tubuh cenderung rileks. Dalam masa puasa ini lah sel-sel lama akan di bakar. Adapun proses membakar terjadi karena ketika haus dan lapar, sistem tubuh mencoba untuk menghemat energi dengan cara mendaur ulang sel-sel kekebalan tubuh yang tidak diperlukan, terutama yang sudah rusak.

Jika masa puasa selesai dengan baik maka proses pertama hingga ketiga akan enjadi baik pula. Yang akan memberikan hasil ketika saat menjelang lebaran tentunya orang-orang yang berpuasa akan merasa tubuhnya lebih fit dan terasa muda lagi.

6 Manfaat Puasa Untuk Tubuh Manusia


1.Keseimbangan Anabolisme dan Katabolisme 
Berbeda dengan kelaparan yang dapat mengganggu kesehatan tubuh dalam puasa ramadhan terjadi keseimbangan anabolisme dan katabolisme yang berakibat asam amino dan berbagai zat lainnya membantu peremajaan sel dan komponennya memproduksi glukosa darah dan mensuplai asam amino dalam darah sepanjang hari.

Cadangan protein yang cukup dalam hati karena asupan nutrisi saat buka dan sahur akan tetap dapat menciptakan kondisi tubuh untuk terus memproduksi protein esensial lainnya seperti albumin, globulin dan fibrinogen. Hal ini tidak terjadi pada starvasi jangka panjang, karena terjadi penumpukan lemak dalam jumlah besar, sehingga beresiko terjadi sirosis hati. Sedangkan saat puasa di bulan ramadhan, fungsi hati masih aktif dan baik.

2.Penurunan Glukosa dan Berat Badan 
Studi kohort dilakukan pada 81 mahasiswa Universitas Teheran of Medical Sciences saat berpuasa. Dilakukan evaluasi berat badan, indeks massa tubuh (BMI), glukosa, trigliserida (TG), kolesterol, lipoprotein densitas rendah (LDL), high density lipoprotein (HDL), dan Very Low density lipoprotein (VLDL), sebelum dan sesudah Ramadhan.

Studi ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan menyebabkan penurunan glukosa dan berat badan. Meskipun ada penurunan yang signifikan dalam frekuensi makan, peningkatan yang signifikan dalam LDL dan penurunan HDL tercatat pada bulan Ramadhan. Tampaknya efek puasa Ramadhan pada tingkat lipid dalam darah mungkin berkaitan erat dengan pola makan gizi atau respon kelaparan biokimia.

3.Bermanfaat Bagi Jantung 
Beberapa penelitian menyebutkan sebenarnya tidak terdapat perbedaan yang mencolok saat berpuasa dibandingkan saat tidak berpuasa. Puasa Ramadhan tidak mempengaruhi secara drastis metabolisme lemak, karbohidrat dan protein. Meskipun terjadi peningkatan serum uria dan asam urat sering terjadi saat terjadi dehidrasi ringan saat puasa.

Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL dan apoprotein alfa1. Penurunan LDL sendiri ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian "chronobiological" menunjukkan saat puasa Ramadhan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperan bagi peningkatan kesehatan manusia. 

4. Rahasia umur panjang 
Penelitian endokrinologi menunjukkan bahwa pola makan saat puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi makanan di dalam tubuh. Keadaan ini mengakibatkan penurunan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan berbagai hormon tersebut merupakan salah satu rahasia hidup jangka panjang

5. Manfaat dalam reproduksi 
Manfaat lain di tunjukan dalam penelitian pada kesuburan laki-laki. Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada hormon testoteron, prolaktin, lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), Ternyata hasil akhir kesimpulan penelitian tersebut puasa bermanfaat dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan pengaruh kedua testis.

Dalam sebuah jurnal endokrin dan metabolisme dilaporkan penelitian puasa dikaitkan dengan hormon dan kemampuan seksual laki-laki. Penelitian tersebut mengamati kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH).

Terjadi perubahan kadar berbagai hormon tersebut dalam tiap minggu. Dalam tahap awal di dapatkan penurunan hormon testoteron yang berakibat penurunan nafsu seksual tetapi tidak menganggu jaringan kesuburan.

Namun hanya bersifat sementara karena beberapa hari setelah puasa hormon testoteron dan performa seksual meningkat pesat melebihi sebelumnyaSedangkan pada penelitian hormon wanita tidak terjadi gangguan pada hormon virgisteron saat melaksanakan puasa. Tetapi, 80% populasi penelitian menunjukkan penurunan hormon prolaktin.

Penelitian ini menunjukkan harapan baru bagi penderita infertilitas atau kemandulan wanita yang disebabkan peningkatan hormon prolaktin. Sehingga saat puasa, wanita tetap berpeluang besar untuk tetap pada kondisi subur.Pantes banyak yang namaanya ada ramadhannya gan mungkin dibuat dibulan ramadhan?

6. Menurunkan Adrenalin 
Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung.

Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

Demikian artikel tentang manfaat puasa bagi tubuh. Jika di rasa bermanfaat bantu share agar segenap kaum muslimin dan muslimat yang lain mengetahui. Selamat berpuasa bagi saudara-saudari muslim yang menjalankannya. Salam
Tag : Pengetahuan
Back To Top