Perbedaan Hosting dan Domain Serta Fungsinya

Rupanya masih cukup banyak juga para netter, pencari informasi online yang belum mengetahui tentang perbedaan hosting dan domain serta fungsinya. Ada juga netter yang bertanya tentang perbedaan antara domain free atau gratis dengan domain berbayar.

Netter seperti ini hampir dapat di pastikan ingin mengetahui lebih lanjut tentang dunia online serta pernak-pernik nya. Mungkin juga netter ini ingin menjadi seorang blogger. Dengan keterbatasan pengetahuannya tersebut mereka ingin mengetahui apa sebenarnya perbedaan definisi antara sebuah hosting dan domain beserta fungsi keduanya.

Bagi seorang blogger, terlebih lagi seorang blogger senior permasalahan tentang domain dan hosting serta fungsinya tentu tidak asing lagi. Hampir dapat di pastikan seorang blogger senior telah mengetahui secara jelas dan gamblang tentang perbedaan antara domain dan hosting serta perbedaan fungsi di antara keduanya.

Perbedaan Hosting dan Domain Serta Fungsinya

Baca juga
Artikel tentang perbedaan hosting dan domain serta fungsinya ini kami tujukan untuk seluruh netter dan para blogger pemula. Dengan membaca artikel tentang perbedaan hosting dan domain serta fungsinya ini kami harapkan seluruh netter dan blogger pemula pengunjung setia XGados Blog dapat memahami dengan baik perbedaan dan fungsi keduanya.

Sebagaimana telah diketahui domain adalah sebuah nama blog atau situs. Sedangkan hosting adalah tempat untuk menaruh seluruh file yang terdiri atas template/theme, script, gambar, video, artikel dan lain sebagainya.

Jika di umpamakan sebuah nama domain adalah ibarat sebuah nama toko dan hosting adalah toko tempat menaruh seluruh barang/produk yang di jual. Fungsi keduanya sangat penting. Domain dan hosting saling membutuhkan. Keduanya tidak dapat di pisahkan

Tidak akan ada sebuah blog/website dapat di akses oleh pengunjung seluruh dunia jika salah satu di antara keduanya tidak ada. Nama domain dan sebuah hosting adalah sangat penting dan saling berkaitan untuk sebuah blog/situs.

Nama domain dan hosting ada yang free/gratis dan berbayar. Keduanya adalah sama. Ada yang berbayar, ada juga yang free/gratis. Contoh domain yang free/gratis adalah nama domain yang berakhiran .tk (dottk), .ga (dotga), .ml (dotml) dan lain sebagainya.

Nama domain yang berbayar adalah nama domain yang menggunakan ekstension atau akhiran seperti .com (dotcom), .net (dotnet), .org (dotorg) dan lain sebagainya.

Sementara hosting gratis contohnya adalah layanan hosting gratis yang di berikan oleh sebuah website dengan nama IdHostinger. Situs IdHotinger menawarkan jasa hosting gratis dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Untuk hosting berbayar sangat banyak sekali contohnya. Anda dapat menyewa hosting berbayar di Hostgator, JetOrbit dan lain sebagainya. Biasanya sewa hosting tersebut dapat di bayar dalam waktu satu bulan, tri wulan, setengah tahun atau satu tahun.

Biaya sewa hosting tersebut tergantung dari paket apa yang Anda ambil. Semakin besar paket yang Anda ambil baik dari sisi space/ruang penyimpanan atau kapasitas bandtwith maupun panjang nya jangka sewa waktu yang Anda lakukan maka harga sewa hosting semakin mahal.

Biasanya jika Anda menyewa dalam jangka waktu satu tahun akan lebih murah biayanya jika di bandingkan dengan hanya menyewa hosting selama 6 bulan. Menyewa hosting dengan jangka waktu 3 tahun akan lebih murah jika di bandingkan dengan menyewa hosting selama 1 tahun.

Antara domain free/gratis dengan domain berbayar serta hosting gratis/berbayar tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Domain berbayar dan hosting berbayar tentu lebih baik untuk di gunakan di bandingkan dengan domain dan hosting free/gratis.

Jika Anda serius dalam melakukan kegiatan blogging setidaknya Anda harus mau untuk mengeluarkan biaya sewa nama domain. Bagaimanapun nama domain sangat penting bagi kegiatan blogging Anda.

Tahapan awal Anda dapat menggunakan sub domain dari blogspot. Jika Anda sudah merasa nyaman maka Anda dapat memulai untuk menyewa nama domain sendiri. Anda tetap dapat menggunakan hosting gratis seperti blogger untuk menjadi tempat penyimpanan file Anda sekalipun Anda telah memiliki nama domain sendiri.

Walaupun demikian untuk situs/blog tertentu menggunakan nama domain dan hosting berbayar sangat di anjurkan. Alasan terpenting nya adalah jika Anda masih menggunakan nama domain gratisan dan hosting gratis pada dasarnya blog/website yang Anda miliki belum Anda miliki seutuhnya. Pihak hosting dan pemilik domain sewaktu-waktu dapat mengambil alih kepemilikan domain dan hosting tanpa harus melalui persetujuan pemilik blog/situs.

Sebagai tambahan kami juga akan menyampaikan tentang perbedaan antara nama domain dan sub domain. Yang di maksud dengan nama sub domain adalah sebuah nama domain yang menginduk kepada domain awal. Sebagai contoh namaanda.blogspot.com.

Sedangkan nama domain adalah sebuah nama blog/situs yang memiliki akhiran langsung seperti nama domain namaanda.com. Nama situs penyedia subdomain terkenal di dunia ada 2 yakni situs blogspot.com dan wordpress.com.

Menggunakan sub domain di awal kegiatan blogging sudah cukup namun jika Anda ingin mulai serius melakukan kegiatan blogging. Dalam hal ini blog/situs yang Anda miliki akan Anda monetisasi, uangkan, atau mendapatkan akun AdSense misalnya. Memiliki blog/situs dengan nama domain sendiri sangat kami anjurkan.

Jadi fungsi domain dan hosting adalah sangat penting bagi berlangsungnya sebuah situs/blog. Tanpa adanya sebuah nama domain dan hosting maka blog/situs tidak akan dapat di akses oleh para pengunjung, para pencari informasi yang ingin mencari informasi di internet.

Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah adanya nama domain dan hosting memberikan kemudahan bagi setiap webmaster, pemiilik blog/situs dan pengunjung untuk menghapalkan nama domain dan mengetahui di mana letak nama domain dan hosting itu berada.

Demikian artikel tentang perbedaan hosting dan domain serta fungsinya. Semoga bermanfaat 
Tag : Pengetahuan
Back To Top